Selasa, 14 Agustus 2012

Waspadai Pembiusan dan Gendam Saat Perjalanan Mudik


Tipe Mudik 2012 - Awas Dan Selalu Waspada Dalam perjalanan mudik baik alat Tranr portasi maupun di Terminal ,saat musim mudik biasanya banyak orang yang bertingkah dan usil untuk mencari untung dengan merugikan orang lain,yaitu pembiusan dan Gendam terhadap pemudik,jangan mudah kenal orang perlu prilaku cuek dalam perjalanan

- Anda harus selalu waspada terhadap Situasi dan Kondisi yang anda tempati
- Anda Harus selalu dekat dengan Barang Bawaan ( Tas,Dompet ,Barang ) 
- Anda Jangan Mudah Kenal Orang ,Jangan terpengaruh Bujuk Rayu Orang yang belum dikenal
- Jangan Mau kalau ada orang memberikan sesuatu berupa makanan dan minuman
( Mudik 2012 )
akarta (CiriCara.com) – Kesenangan karena bisa pulang ke kampung halaman sering membuat para pemudik lengah dalam hal keamanan. Padahal pelaku pembiusan dan kejahatan geser tas di terminal bus sudah mulai mengintai pemudik. Kepala Unit Kesatuan Lengkap Terminal Kampung Rambutan Kepolisian Sektor Ciracas Ajun Komisaris Anuri mengimbau pemudik untuk waspada. Pasalnya beberapa kejahatan dengan modus lama, seperti pembiusan dan geser tas sering terjadi saat musim mudik tiba terutama saat puncak mudik. Anuri menjelaskan bahwa pembiusan sering terjadi di dalam bus. Karenanya, ia mengimbau agar pemudik tidak mudah melayani orang yang tidak dikenal. “Pelaku seolah-olah akrab, mengajak ngobrol, dan memberi minum (bius),” katanya. Sementara untuk pelaku penggeseran tas biasanya beraksi di tempat duduk menunggu bus. Pelaku mengincar pemudik yang lengah dalam menjaga barang bawaannya. “Mereka menunggu saat korban lengah dan tidak ada petugas,” ujar Anuri, di Terminal Kampung Rambutan, seperti dikutip Tempo.

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/13/waspada-pembiusan-dan-kejahatan-geser-tas-saat-mudik/
Copyright © CiriCara.com
akarta (CiriCara.com) – Kesenangan karena bisa pulang ke kampung halaman sering membuat para pemudik lengah dalam hal keamanan. Padahal pelaku pembiusan dan kejahatan geser tas di terminal bus sudah mulai mengintai pemudik. Kepala Unit Kesatuan Lengkap Terminal Kampung Rambutan Kepolisian Sektor Ciracas Ajun Komisaris Anuri mengimbau pemudik untuk waspada. Pasalnya beberapa kejahatan dengan modus lama, seperti pembiusan dan geser tas sering terjadi saat musim mudik tiba terutama saat puncak mudik. Anuri menjelaskan bahwa pembiusan sering terjadi di dalam bus. Karenanya, ia mengimbau agar pemudik tidak mudah melayani orang yang tidak dikenal. “Pelaku seolah-olah akrab, mengajak ngobrol, dan memberi minum (bius),” katanya. Sementara untuk pelaku penggeseran tas biasanya beraksi di tempat duduk menunggu bus. Pelaku mengincar pemudik yang lengah dalam menjaga barang bawaannya. “Mereka menunggu saat korban lengah dan tidak ada petugas,” ujar Anuri, di Terminal Kampung Rambutan, seperti dikutip Tempo.

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/13/waspada-pembiusan-dan-kejahatan-geser-tas-saat-mudik/
Copyright © CiriCara.com
»»  Klik Baca...

Senin, 13 Agustus 2012

Wakapolda Jatim Sidak Jalur Pantura Tuban


Mudik 2012 - Wakapolda Jatim Brigjen Eddi Sumantri melakukan sidak ke sepanjang jalur pantura yang membentang dari Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban hingga perbatasan Jawa Timur-Jawa Tengah, Minggu (12/8/2012).

Setelah dari Gresik, Lamongan dan Bojonegoro, Wakapolda dan rombongan menginap di Tuban sejak Sabtu malam. Dan hari Minggu, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri sepanjang jalur Pantura Tuban sampai pos mudik Sukolilo yang terletak di Kecamatan Bancar, Tuban berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

Di sana, hadir pula Kapolres Tuban, Kapolres Rembang, Camat Bancar, Danramil Bancar dan sebagainya. Dan dalam kesempatan ini, Wakapolda mengimbau kepada semua pihak untuk selalu berkoordinasi dalam menjalankan tugas.

"Terutama Kapolres Rembang dan Kapolres Tuban harus selalu berkoordinasi untuk mengatasi segala hal yang terjadi. Mulai dari kemacetan lalu lintas dan sebagainya, supaya satu sama lain bisa saling melengkapi," kata Brigjen Eddi Sumantri.

Selain mengenai berbagai strategi penanganan dan pengamanan selama arus mudik, Wakapolda juga menyampaikan bahwa yang tidak kalah pentingnya, adalah penempatan rest area untuk pemudik se-menarik mungkin.

Seperti melengkapinya dengan tempat istirahat, ada hiburannya, pelayanan pijat dan sebagainya supaya pemudik yang singgah benar-benar merasa nyaman dan aman ketika beristirahat sejenak dalam perjalanan jauhnya.

»»  Klik Baca...

Jalur Alternatif di Pati Diunggah di YouTube


"Dibuat sebagai panduan untuk para pemudik selama masa Lebaran
Mudik 2012 - Jalur alternatif di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk antisipasi kemacetan lalu lintas bagi pemudik yang melintas di Jalur Pati-Rembang diunggah di situs YouTube.

Kasat Lantas Polres Pati AKP Sudaryoto di Pati, menyatakan pihaknya berinisiatif menggunggah video yang berisi penjelasan mengenai jalur alternatif di Kabupaten Pati untuk memudahkan pemudik Lebaran 2012, guna memudahkan pemudik. 

"Video berdurasi 6,42 detik itu, diunggah sejak 8 Agustus 2012," ujarnya, hari ini.  

Dengan diunggahnya ke situs Youtube, dia berharap, pemudik yang dinilai banyak yang sudah memiliki perangkat telekomunikasi yang dilengkapi fasilitas multimedia, bisa menjadikan video ini sebagai panduan ketika melintasi Jalan Rembang-Pati hingga Pati-Kudus.

Ia mengatakan, di sepanjang Jalan Juwana-Batangan sedang dilaksanakan proyek pelebaran jalan, namun proyek tersebut baru bisa selesai pada November 2012.

Untuk itu, lanjut dia, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dari arah Surabaya maupun Semarang bisa memanfaatkan jalur alternatif lewat panduan tersebut.

Arus lalu lintas dari arah Semarang tujuan Surabaya, bisa melalui jalur alternatif dari Jalan Lingkar Selatan Pati-Gabus-Winongkidul-Jakenan-Jaken hingga ke Batangan.

Sebaliknya, dari arah Surabaya ke Semarang bisa melewati Batursari-Batangan-Jaken-Jakenan-Winong Kidul-Gabus hingga memasuki Kota Pati.

Demikian halnya, untuk kepadatan di ruas Jalan-Pati Kudus juga disiapkan jalur alternatif, yakni dari arah utara, dialihkan ke Pati-Rondole-Gembong-Kandangmas Kudus, sedangkan dari arah selatan Pati-Kayen-Cengkalsewu-Jekulo Kudus.

Video berdurasi 6,42 detik itu, diawali dengan penjelasan soal kondisi jalan di Jalan Juwana-Batangan yang sedang dilebarkan, kemudian ditawarkan jalur alternatif lengkap dengan teks tertulis dan mudah dibaca.

Selanjutnya, terdapat tiga wanita polisi yang juga memberikan penjelasan soal kondisi jalan serta jalur alternatif yang disediakan bagi pemudik maupun kendaraan yang melintas.

Pada bagian akhir terdapat penjelasan secara tertulis soal panjang jalan yang dipersiapkan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2012.

Adapun jarak tempuh di Jalur Pantura mulai dari perbatasan Pati dengan Kudus hingga perbatasan Pati dengan Rembang sepanjang 34,134 kilometer dengan waktu tempuh dalam kondisi sekarang sekitar 50 menit.

Sedangkan jarak tempuh jalur alternatif dari arah Semarang menuju Surabaya mulai dari Jalan Lingkar Selatan Pati-Gabus-Winong-Jakenan-Jaken-Batangan sekitar 33,223 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

»»  Klik Baca...

Bajing Loncat Tetap Mencari Calon Korban ,KAPOLRES : Dijalur Pantura Tetap Waspada







Mudik 2012 - Meski pemerintah pusat telah menetapkan H-7 Lebaran tahun ini truk bermuatan untuk tidak
melintas di jalur pantura karena mengganggu arus mudik dan arus balik, namun masih saja dilanggar. Terbukti, deretan truk tronton masih saja melintas di jalur pantura lintas
Jakarta-Surabaya.
Hasil pantauan wartawan senin (13/8) di jalur pantura Rembang deretan truk besar masih berjalan dengan
lancar, baik dari arah timur ( Surabaya) maupun dari arah barat ( Jakarta/Semarang). Padahal berdasarkan peraturan pemerintah pusat sejak H-7 truk yang biasa melintas di jalur ini diminta untuk menghentikan aktifitasnya.


Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Rembang Suyono SH kemarin mengaku akan segera berkoordinasi dengan pihak Kapolres terkait membandelnya sejumlah perusahaan yang
memerintahkan awak sopirnya untuk tetap menjalankan armada truk. “Kami akan segera koordinasikan terkaitnya membandelnya para sopir truk,” kata Suyono singkat. Masijh terakit dengan keamanan pemudik, kata Suyono pihak Dinas Perhubungan telah menyiapkan mobil derek yang siaga selama 24 jam penuh.

Terpisah Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandi Ariyanto SIk mengimbau kepada para pemudik terhadap kawanan bajing loncat yang siap beroperasi di jalur pantura. “Kepada pemudik kalau lelah dipersilahkan berhenti di pos Pam yang kami sediakan. Untuk pantura Kabupaten Rembang disiapkan pos pam yang dilengkapi dengan PPK diantaranya lima pos pam terdiri Pos pam Kaliori,Rembang ( terminal) pos Lasem (Binangun), pos Kragan- Sluke di Luwes serta pos pam di perbatasan ( Sarang).

“Beberapa modus, seperti tebar paku agar mobil berhenti di tempat gelap, minuman yang dicampur obat bius serta pecah kaca mobil merupakan modus gaya lama yang dipakai para penjahat,” kata
Kapolres. Ditambahkan di pos strategis telah disediakan sniper (penembak jitu,)
 dari Polda Jateng

»»  Klik Baca...

Polres Rembang Siapkan 5 Posko

 

Mudik 2012 - Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto mengatakan, menjelang  hari lebaran Idul fitri 1433 H. Polres Rembang  telah menyiapkan  lima posko pengamanan di jalur pantura, sepanjang mulai perbatasan Kecamatan Kaliori hingga Sarang. Hal tersebut disampaikan usai menggelar Apel gelar pasukan operasi ketupat Candi di alun-alun Rembang hari jumat.
             
Lanjut AKBP Adhy Fandy, untuk mengantisipasi macet di pantura, Polres menyiapkan petugas patroli dengan kendaraan operasional sepeda motor trail. Disiapkan untuk mengurai bilamana ada keSelain itu juga didirikan satu posko keselamatan untuk istirahat para pemudik yang dilengkapi tim kesehatan. Operasi Ketupat Candi Mulai Digelar Jajaran kepolisian dengan melibatkan lintas sektor mulai hari Jumat hingga H+10 hari raya idul fitri. Fokus utama dari kegiatan pengamanan yakni kelancaran arus mudik dan balik serta pantuan keamanan lingkungan penduduk.macetan di titik-titik yang sulit dijangkau patroli kendaraan roda empat.
            
 Ditambahkan, kebetulan di Rembang sudah ada kelompok trabas berkendaraan sepeda motor trail, mereka juga dilibatkan dalam operasi ketupat candi. Sehingga bisa menerobos jalan-jalan sempit guna melakukan pantauan untuk kemudian melaporkan apabila menemui satu kejadian yang perlu ditindaklanjuti. 
 
 
»»  Klik Baca...

Penembak Jitu dan 4 Posko Disiapkan di Rembang untuk Amankan Arus Mudik Lebaran


Mudik 2012 - Kepolisian Resort Rembang  menyiapkan penembak jitu dan mendirikan 4 posko keamanan di sejumlah titik rawan kecelakaan dan kriminalitas. Posko tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan operasi Ketupat-candi 2012. Demikian disampaikan  Kapolres Rembang. AKBP Adhi Fandhi Ariyanto usai gelar pasukan di alun alun Rembang, Jumat (11/8).

Kepada sejumlah wartawan Kapolres menjelaskan, pos-pos itu dimaksudkan membantu pengguna jalan saat arus mudik dan arus balik tahun  2012. Total seluruh  anggota personil yang  dilibatkan dalam pengamanan arus mudik dan pelayanan bagi para  pemudik di tahun 2012  ini  jumlahnya 435 personil  terdiri  orang  235 anggota  Polri  200 personil TNI dan  Potmas.

Sejumlah anggota diperintahkan menempati pos sesuia isi surat perintah dalam pengamanan arus mudik.

Saat disinggung terkait dengan kondisi jalan pantura di Rembang, Adhi mengatakan, berdasarkan survei menyebutkan, ada setidaknya sejumlah titik penyempitan di jembatan jalaur pantura kaliori hingga sarang  sebagai contoh jembatan Karanggeneng Tasik Agung Rembang Kota, jembatan Babagan Lasem dan jembatan Karangmangu Sarang . Di samping itu  dua kilometer  ruas jalan di kawasan Pantura Kaliori yang dalam pelebaran di sisi kanan dan kirinya, belum diuruk dengan sempurna.

“Akibatnya, kerikil-kerikil di sisi kanan dan kiri jalan itu mudah lepas dan bisa membuat kendaraan terutama sepeda motor tergelincir. Ini yang perlu diwaspadai oleh setiap pengguna jalan baik warga nasyarakat maupun para pemudik yang melintas , terutama pada malam hari,” katanya.

Untuk mengantisipasi kecelakaan akibat kerikil lepas itu, pihaknya akan segera memasang sejumlah rambu baru di kawasan Pantura Kaliori  seperti rambu.“Kurangi Kecepatan” dan rambu “Upayakan Keselamatan”.

“Selain memasang rambu, kami juga berharap masyarakat bisa tertib dalam berlalu lintas, terutama ketika volume kendaraan berangsur ramai menjelang Lebaran,” harapnya

Kapolres meminta para pengguna jalan yang baru masuk baik dari arah barat maupun perbatasan jateng jatim Rembang-Tuban  diminta meningkatkan kewaspadaan khususnya para pengguna jalan yang baru kali pertama memanfaatkan Jalur Pantura Rembang.

“Pengguna jalan baru baik dari arah Timur (Surabaya) atau Arah barat (Jakarta) biasanya mengemudikan kendaraan terkadang kurang memperhatikan kondisi jalan. Sehingga resiko terjadinya kerawanan cukup besar, Untuk itu kami berharap pengguna jalan baru untuk selalu waspada,”  kata Kapolres  

Sementara itu saat ditanya terkait antisipasi tindak kejahatan di jalur pantura  Kapolres mengatakan  guna menjaga keamanan dari kejahatan  Sejumlah  sniper dari jajaran Polda Jawa tengah dipastikan telah beredar di wilayah pantura Rembang untuk membantu menjaga keamanan di Jalur Pantura selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Untuk kali pertama lebaran tahun ini jajaran Polres Rembang tak menempatkan Penembak jitu atau sniper. Sebab tahun ini sniper di siapkan langsung dari Polda,”kata Kapolres Rembang AKBP Adhy Fandy Ariyanto

Kapolres menambahkan, dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, penembak jitu memang tidak dikerahkan dari polres setempat,  tetapi dari Polda Jateng. “Di wilayah Polda Jateng ada enam tempat yang dianggap rawan, termasuk di Rembang. Ada satu tim penembak jitu yang ditempatkan secara khusus di wilayah eks kepolisian wilayah Pati yang meliputi Rembang,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, tim penembak jitu tersebut dipimpin oleh seorang polisi berpangkat AKBP dan posisi mereka tak diinformasikan kepada pihaknya.“Keberadaan mereka memang tidak diinformasikan kepada kami. Namun, mulai Kamis (9/10), tim penembak jitu sudah mulai bergerak di Pantura Rembang,” terang.

Kapolres mengemukakan, jalur Pantura sepanjang lebih dari 60 kilometer dan minim penerangan jalan berpotensi kriminalitas. “Aksi pencurian dengan kekerasan menjadi yang perlu diwaspadai oleh pemudik,” katanya.

Ia mengimbau pemudik agar tidak menghentikan kendaraannya begitu saja di jalur gelap dan sepi karena rawan pencurian dan kekerasan.

“Kalau ada orang yang tidak dikenal tiba-tiba melemparkan batu ke arah mobil (pemudik), hendaknya tidak perlu berhenti apabila memang sedang berada di jalur yang gelap dan sepi. Usahakan terus berjalan dan berhentilah di tempat yang terang atau di pos polisi terdekat,” katanya.

Pihaknya menyiagakan empat pos pengamanan, satu pos pelayanan, serta tujuh pos tetap di sepanjang Pantura Rembang yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk sejenak beristirahat“.

Apabila masyarakat ingin melaporkan perkembangan arus kejadian lakalantas di kabupaten Rembang bisa melalui nomor telepon Polres Rembang (0295) 691110, nomor telepon satuan lalu lintas (0295) 692950,atau melalui  email dengan alamat:  lantasrembang@yahoo.com, halaman facebook di:  lantaspolresrembang@gmail.com.

»»  Klik Baca...

Inilah Situs Info Lalu Lintas Yang Bisa Diakses via Ponsel


Mudik 2012 - Ingin mengetahui kondisi lalu lintas di Jalur Mudik yang akan Anda lalui? silahkan kunjungi situs Road Trasoport & Traffic Management Center Ditjen Perhubungan Darat di http://www.rttmc-hubdat.com.
 
 
Jaringan informasi real time yang dikelola Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan itu menyebar kamera CCT di 22 titik.
 
RTTM Ditjen Perhubungan Darat juga menyediakan VMS (variable message sign) berupa papak elektronis info lalu lintas mudik yang disebar di sejumlah titik: Pintu Tol Cikopo, Jembatan Timbang Balonggandu, Jembatan Timbang Losarang, Jembatan Timbang Tanjung, Pintu Tol Cileunyi, Pertigaan Ciamis, Jembatan Timbang Kulwaru, Jembatan Timbang Gentong.

Akses via Ponsel Pintar
 
Selain diakses melalui komputer, situs web http://www.rttmc-hubdat.com, info lalu lintas mudik RTTMC tersebut juga bisa diinstalasi ke teknologi telepon pintar seperti ponsel berbasis BlackBerry, Symbian, dan Android.
 
Aplikasi ini memungkinkan pengguna ponsel pintar untuk mengakses langsung informasi real time kondisi lalu lintas, tanpa harus ribet menuliskan alamat situs http://www.rttmc-hubdat.com.
 
Untuk mengunduh aplikasi ke ponsel BlackBerry, silakan klik alamat http://www.rttmc-hubdat.com/launcher/force/blackberry untuk mengunduh kemudian menginstalasi aplikasi tersebut.
 
Bagi pengguna ponsel berbasis Symbian, Anda bisa mengunduh di link http://www.rttmc-hubdat.com/launcher/force/symbian.
 
Adapun bagi pengguna ponsel Android, Anda bisa mengunduh aplikasi tersebut di tautan http://www.rttmc-hubdat.com/launcher/force/android.

Akses via Ponsel Biasa
 
Anda tidak memiliki ponsel BlackBerry, Symbian, atau Android? Jangan khawatir. Situs RTTMC Ditjen Perhubungan Darat menyediakan akses versi mobile di alamat bit.ly/m-rttmc. Alamat link ini tak bisa diakses melalui komputer dan hanya bisa diakses via ponsel saja. 
 
Simpan baik-baik alamat link tesebut dengan mem-bookmark-nya agar mudah diakses dan tak usang mengetiknya berulang-ulang.
 
 
RTTMC Daerah
 
Info lalu lintas mudik RTTMC Ditjen Perhubungan Darat juga memiliki versi info daerah, yaitu Tasikmalaya (jalur selatan), Purwokerto (jalur tengah), Yogyakarta, dan Surabaya.
 
 
Alamat link RTTMC lalu lintas Tasikmalaya  ada di http://www.rttmc-tasik.com, Purwokerto di http://www.rttmc-purwokerto.com, Yogyakarta di http://www.rttmc-yogyakarta.com, dan Surabaya di http://www.rttmc-surabaya.com.

RTTMC juga melayani info via SMS untuk mengetahui info lalu lintas di empat daerah tersebut memalui nomor 081380068000. Kata kunci SMS untuk layanan itu adalah tsk (untuk Tasikmalaya), pwt (untuk Purwokerto), diy (untuk Yogyakarta), sby (untuk surabaya).
 
Misalnya, untuk mengetahui info lalu lintas di Nagrek kirim smsm berisi pesan tsk ke nomor itu, karena Nagrek berada di wilayah pantauan RTTMC Tasaikmalaya.
 
Mudah-mudahan info ini bisa menjadi bekal mudik bagi Anda. Jangan lupa untuk berbagi info dan komentar mengenai aplikasi dan info lalu lintas mudik ini melalui forum dialog di bawah tulisan ini. (sut)


»»  Klik Baca...